workshop animasi

Posted on August 21, 2010

5


presslist 2010

Kira-kira awal tahun 2010 ini, seorang anak lelaki kurus berkacamata, tercatat sebagai anggota madyapadma (ekskul jurnalistik SMAN 3 Dps) meminta saya untuk menjadi mentor di workshop animasi pada pertengahan tahun ini, karena saya pikir hanya untuk intern, saya iya-kan saja. Mendekati waktu yang dijanjikan, saya dihubungi lagi, ternyata rencana workshop animasi itu serius, dan melibatkan siswa2 SMA diluar trisma, wow!(bingung,bertapa dlu). Belakangan saya baru tau klo nama anak itu Adit, dialah koordinator untuk workshop animasi yg akhirnya diadakan pada bulan agustus, penanggalan 6 hingga 11, tahun 2010.

Ide pertama saya, materi workshop nanti adalah ‘eksperimental animation’, jadi peserta workshop tidak harus menggambar frama-by-frame, tapi kak ananta,sang jenderal besar memiliki ide lain, ia ingin agar animasi nanti 2 dimensi, dan memiliki cerita, seperti animasi yang pernah saya buat dengan ‘cukup serius’. Gila.klo serius, ga bakal cukup 1 minggu, karena mereka bener2 awam,dan tidak semua bisa menggambar dengan baik.  Karena memuat movie/video/animasi itu merupakan kerja kelompok, maka saya panggil master2 editing, Pance dan Yudha, karena melibatkan flash, dan saya selain lama ga buka flash,juga tidak terlalu fasih,maka saya bujuk kawan sekampus saya yg kebetulan saya temukan bengong dikampus, Lingga. Akhirnya kami berempat dan ditambah koordinator acara berembug mencari format yg tepatguna utk workshop nanti tepat 2 hari sebelum acara. Hehe..! Akhirnya didapatlah tema #1minute1animation, fokus kami adalah yg penting peserta menguasai teknik animasi dasar, selain itu mereka juga selain ikut workshop,juga masih sekolah,lengkap dengan PR dan ulangan2, untuk itulah kami brusaha menyusun materi semenarik mungkin agar peserta tidak jenuh.
Singkat cerita, tibalah saat workshop, total peserta 11 orang, dengan 1 orang dari SMAN 5 denpasar, seorang lagi dari SMKN 1 denpasar, dan 9 lainnya dari sman 3. Untuk menghilangkan gap, genk, sekutu dll, kami membagi mereka menjadi 3 kelompok, tak disangka jg, mereka cepat akrab, hanya dalam satu hari, suasana sudah menghangat,mengalahkan suhu terendah dari AC yg terpasang di lab multimedia itu. Dari situ saya sedikit lega, keakraban itu penting, karena kami akan bekerja sebagai tim -secara teknis- dalam 6 hari kedepan, dan di hari terakhir setiap kelompok harus menghasilkan 1 buah animasi dengan durasi maksimal 1 menit.
Siapa sajakah disana? Tim pertama, the Geloks, terdiri dari 3 orang siswa/i kls 1 trisma dan 1 orang siswa SMKN 1, pada presentasi ide cerita mereka mengangkat tentang nasionalisme yg disimbolkan dalam bendera, merdeka!! Tim pertama ini yg paling rame, paling cerewet. Tim kedua ada unknownname, keliatan banget ga ada ide utk ngasi nama, hehe, ide ceritanyanya bagus, sederhana, tentang kebersihan, tim ini cenderung kalem, karena hanya terdiri dari 3 orang, 2 orang siswi trisma dan seorang siwa sman 5 dps, saking kalemnya,bahkan koordinasi antar anggota pun bisik2. Tim ketiga, sebut saja ‘Q’ta’ tapi saya dan kamu tidak termasuk dalam “Q’ta” ini..eh…ah,sudahlah, pokoknya gtu namanya. Tim ini yg paling terkordinasi dengan baik, pembagian kerja yang rapi, pada saat presentasi ide cerita, saya dan kawan2 smpat khawatir dengan pemilihan cerita mereka, yg melibatkan banyak angle, gambar, tapi ternyata mereka mampu menghapus kekhawatiran kami.
Workshop ini diadakan dalam rangka presslist, karena paling panjang, maka dimulai paling duluan, jadilah saya tiap sore mulai jam setengah 3 hingga jam 7 ‘sekolah’ lagi di trisma. Kadang saya males banget utk ke sekolah, melihat kerjaan saya  juga menumpuk dengan riangnya, tapi karena tanggungjawab, keinginan untuk berbagi dan Antusias mereka membuat saya salut, dan memberikan standing ovation, mereka bahkan selalu hadir sebelum workshop dimulai.
Disini saya belajar banyak hal, saya bukanlah orang yg ahli dalam animasi, tapi kepercayaan yg diberikan membuat saya terpacu untuk mempelajari lebih dalam, melihat semangat para kawan2 peserta. Melihat cara mereka bercanda, saya seperti terlempar ke masa saya dalam posisi mereka, masih mengunakan baju kebesaran, celana yg selalu terpasang rapi dipinggang, rmbut pendek, ah..masa sma. Kembali lagi ke kelas animasi, kekhawatiran kami perlahan sirna, ketika melihat keseriusan dan kekompakan mereka membuat sebuah animasi,walaupun pendek. dan banyak masalah2 yang menghadang, tak ragu mereka berdiskusi dulu dengan kelompoknya, setelah lama debat dan tak kunjung usai, mereka dengan panik bertanya kepada kami,membuat kami ikutan panik. Hahaha…akhirnya, di hari ke-6, screen LCD projector kami turunkan kembali, 3 film animasi pendek itu kami tonton bergantian, raut puas dan gembira terlihat dari wajah kawan2 peserta animasi.
Hasil yang bagus!! ‘terus terlihat lucu,anak2’ *lambai2 ke penonton*
Posted in: DKV