aaall izz well

Posted on August 7, 2010

3


http://2.bp.blogspot.com/_Yel57kxfBQk/Sy_KkNMQJlI/AAAAAAAAA7Q/3xYfmZL7LSY/s400/3+idiots.jpg

3 idiots

3 idiots, pertamakali saya baca di blognya yoris sebastian,tapi karena filmnya termasuk film bollywood, samasekali blum tertarik, hingga akhirnya tom2 berhasil membuat saya penasaran setengah mati, dia dan harum-adik kelas di MP- tampaknya sengaja bercerita dengan sangat seru didepan saya minggu kmren,hingga membuat saya memaksa mereka menyerahkan hardisk/flasdisk yg berisi film itu.

Setelah ngancam2 si harum,akhirnya dapet juga film 3 idiots, apa bagusnya film ini? Baiklah..karena udah cukup lama release,saya ceritain dikit deh…
Ceritanya sederhana, klise secara umum,tapi berbeda dengan film2 india lainnya dimana polisinya dateng setelah sang jagoan udah sekarat dan musuh2nya udah mati (saint seiya bgt). Memang sih masih ada nyanyi2nya jg.
Singkatnya cerita tentang Ranchoddas/ Rancho bersama dua kawannya Farhan dan Raju, mahasiswa di perguruan tinggi yg sangat terkenal, dan memiliki sistem ajar yg kolot, mahasiswanya hanya diajarkan tentang nilai,bukan pemahaman, akhirnya mereka hanya bersaing tanpa mengetahui apa yg sebenarnya dipelajari, si rancho ini adalah orang yg sangat gemar belajar, heran melihat sistem kompetisi yg begitu ketat hingga menciptakan mahasiswa yg menghalalkan segala cara seperti si Catur, dia seringkali ‘berbuat ulah’ hingga rektornya geram,tapi tak bisa berkutik karena rancho selalu mendapat nilai tertinggi. Lain lagi dengan dua kawannya yg selalu berada di peringkat pertama dan kedua terakhir, ternyata farhan memiliki bakat fotografi,dia terpaksa masuk fakultas teknik karena perintah ayahnya, sedangkan Raju selalu gagal karena tak bisa mengambil keputusan, selalu tertekan dan takut gagal.
Tapi,sekali lagi, menurut saya film ini menarik,errr…saya ga maksa klo setelah kmu nonton film ini ternyata tidak seantusias kawan saya itu, mungkin menarik bagi saya karena mirip2 dengan apa yang saya dapat beberapa minggu kemarin, keteguhan hati, lentera jiwa, pencarian jatidiri, dll…saya bertemu beberapa orang yg sudah membuktikan diri mereka untuk menantang arus mainstream, dan..mereka terbukti berhasil. Saya dulu pernah bilang..emm,sebenrnya sih asal aja,lgi menghibur si kawan yg sedang putus asa, “kmu hrus konsisten dengan apa pilihanmu,sobat..walopun kamu jalan sendiri di jalur musik ini, tapi dengan keteguhan hati dan pendirianmu, aku yakin nanti yg lain akan mengikuti” kata saya sok bijaksana, dan sekrang dia kerja jaga studio musik sambil mempersiapkan mini album lagi untuk bandnya. Percaya pada pilihan sendiri memang bukan perkara mudah, apalagi pilihan jalan kita berbeda dengan orang kebanyakan, kesepian,merasa bersalah, takut gagal akan seringkali menggoda,tetapi ketika kita berhasil melewati itu, hari paling cerah, langit paling biru,mentari paling hangat akan bersinar untukmu,sobat😉
Eh, lalu bagaimana dengan saya?
Sejak 4 tahun yg lalu saya sudah memutuskan memilih jalan di dunia kreatif ketika kawan2 SMA saya sebagian besar berada di jalur2 yang umum,keren dimata orang banyak, sudah biasa dipuji, kebanggaan orangtua…apapun itu, semoga kalian dan kita semua bahagia menjalani pilihan kita.
cheers
Nb: saran utk adik2 yg sekarang duduk di kelas 3 SMA, mungkin ada baiknya sesekali kamu ngajak kedua orangtuamu nonton bareng si 3 idiots ini😉
Posted in: humaniora