workshop animasi di IKJ

Posted on October 13, 2009

2


[gung, besok kita jadi berangkat, sama pak sariana, berangkat dari kampus, pesawat jam 1 siang] isi sms dari arya janot jumat malam,akhirnya dipastikan juga siapa yg berangkat, karena sebelumnya pak dekan bilang senior yg berangkat. Gpp d..takdir. ga ad yg aku kabarin soal keberangkatanku, bahkan cece aku telp ketika aku udah di bandara Ngurah Rai. Utk temen2 aku taruh message di fb!wekekekeke. aku bener2 ga tau kegiatanku di FKI (festival kesenian Indonesia) ini ngapain, sampe kapan, apa aja acaranya..ngga tau, yg aku tau aku wakil dari isi bali di workshop animasi, bahkan tiket pesawat pun aku terima di perjalanan ke bandara.

Setelah berguncang2 di udara, akhirnya pukul 14.45 wita atau 13.45 wib, pesawat mendarat dengan selamat di bandara Soekarno-Hatta!horeee…!tak lama menunggu di depan bandara,kijang berplat merah  jemputan dari panitia FKI 6 dari IKJ datang, didalamnya sudah ada panitia, seorang sopir, mr.David dan mrs.Maureen dari California institute of art,yg ternyata adalah pengisi workshop musik dan workshop animasi. langsung meluncur ke kmpus IKJ. Hari pertama, istirahat dlu deh

Minggu pagi, rombongan isi bali lainnya baru berangkat dari denpasar, workshop animasi dimulai. Aku dan arya jalan ke kampus IKJ dijemput salah seorang L.O, mengantarkan kami ke gedung fakultas Film dan Televisi (FF-TV),kami diantarkan ke salah satu studio yg tidak terlalu besar, tapi cukup nyaman, beberapa komputer didekat tembok, 10 meja utk menggambar animasi dideretkan menjadi meja panjang di tengah ruangan, disana sudah ada beberapa peserta dari IKJ, pak dosen kami juga sudah disana. Diatas meja sudah ada tumpukan kertas A3, gelas berisi kuas, selusin pensil aneka jenis, spidol, penggaris,

Tak lama kemudian, mrs. Maureen pengajar workshop yg diimport langsung dari California Institute of Arts memulai workshop. Cara ngajarnya menarik. Eksperimental, kreatif, ga bilang benar atau salah, semuanya bisa diarahkan menjadi proses kreatif. Setelah pembukaan singkat, kami mulai menggambar, pilih alat gambar kesukaan masing2, kemudian ‘ibu dosen’ itu mmberikan petunjuk utk menggambarnya, ga perlu harus berurutan, yg penting menuangkan ide, gtu katanya. Centre of circle, day dreaming, something falling, other perspektif, dan terakhir, gambar2 itu ada yg bisa dirangkai, memang tak semua gambar, karena itulah kita harus memutuskan memakai gambar yg mana dan membuang yg kurang sesuai dengan tema, lanjutnya lgi. Hari pertama aku habiskan dengan menggambar, menggambar, dan mulai berkenalan dengan 13 peserta workshop lainnya.

Workshop hari kedua, terasa berat, selain baru kenal, males banget rasanya untuk menghabiskan waktu sepanjang hari dan selama di Jakarta utk bertapa di studio,sempat terpikir utk kabur,’lihat nanti saja deh’ ujar arya yg sering dipanggil Janot. Sampe di studio, beberapa teman sudah di depan ruangan dengan teh/kopi hangat dan snack pagi..ikuut!yummy! mrs. Maureen sudah didalam melihat hasil gambar2 kemarin, ditemani mas Yudi dan mbak aeiko (translator), mbak Nayla (panitia workshop animasi), mbak Bernice (produser berlogat batak, cerewet, tapi baik, yg sekarang berdomisili di Finlandia). Tak lama, semua peserta sudah menghabiskan snack masing2 dan kembali ke dalam,workshop dimulai, project kali ini adalah membuat animasi ‘cycle’, yaitu animasi yg berulang2, kembali lagi ke bentuk awal dari objek yg dianimasikan. Kami diperkenankan memilih salah satu dari gambar2 yang sudah digambar kemarinnya utk dijadikan animasi cycle. Jujur saja, aku kurang tertarik utk menggambar sekian banyak gerakan,1 second = 24 frame….arghhh males! Makanya aku pilih buku yg terbuka, trus halamannya beterbangan ke pojok kanan atas, trus kembali lagi dari kiri atas dan buku menutup kembali. Totalnya cuma 16 gambar!!uhuy. dan itu ternyata bisa dianimasikan. Mo tahu hasilnya? Nanti, di hari terakhir😉. Karena gambar yg aku buat cukup sedikit, hari ini aku ada waktu utk mengenal teman2 seperjuangan, mengingat2 lagi yg kemarin udah kenalan. Ada Jalu, kuntet (ato kuntep y??), Fitto, Yoga, Jabbon (pemuda Jakarta asli gianyar), Shamir, Adit, Koko dan pak Agus (dari ISI solo).

Hari ketiga, seperti disebutkan oleh Mrs. Mauren di awal, kami akan membuat animasi drawing atau pixilation. hari itu kami dibagi menjadi dua kelompok, yang memilih tetap menggambar tetep di studio animasi, yg mau pixilation ke bawah, ke studio kecil, tanpa pikir panjang, aku segera memilih pixilation. Sampe di studio kecil dibawah studio animasi tadi, ada 8 orang yg memilih pixilation,dibagi lgi menjadi 2 kelompok, liya, fitto, yoga, vablo di kelompok ‘alien meet astronaut’. Aku, arya, bonifacio, jabbon di kelompok ‘tree goddes’. Setelah penjelasan singkat tentang apa itu pixilation, jdi..itu adalah salah satu teknik animasi, menggunakan kamera foto,sperti stop motion,tpi kita mengarahkan si pemainnya..uhmm..aku sih gampangnya bilang sama sperti rekaman biasa, tpi kamera videonya diganti pake kamera poto biasa. Setelah penjelasan singkat dan pembagian kelompok, kami langsung mendiskusikan ide cerita, dalam waktu kurang dari 1 jam, cerita dan storyboard sudah jadi. Lanjut buat property shooting, dan setting tempat hingga malam larut dalam gelapnya.

“pixilation itu menyenangkan” kata Maureen, yeaah!memang menyenangkan, sperti kembali ke jaman TK dulu, bermain bentuk, shooting pixilasi ini aku kebagian peran membawa awan, petir, bunga, melukis kota, hingga menjadi pemeran pengganti utk si pohon.huehehe…biar ga keliatan di kamera, aku pake baju hitam, celana item pinjeman dari jabbon, duet bareng Boni. Ketika adegan mengganti bulan dari bulan sabit ke bulan penuh, boni melakukannya dengan cepat kilat, tangan kanannya naik memegang bulan, tangan kiri di belakang punggung nyembunyiin sisa bulannya,dalam periode tertentu dia melempar bulan yg sudah dipakai dan menaikkan bulan berikutnya. Sperti acara dari jepang yg ada di RCTI tuu…,sampe  Maureen terbahak2 melihat kebodohan kami. Sayangnya shoot harus dipercepat karena penari2nya cm bisa smpe jam makan siang, jadilah kami diintervensi penari dan mbak Bernice (huehuhuee…tpi mbak Bernice cerewet2 baik lhoo), karena itulah di akhir cerita, aku yg msti gantiin si penari itu.

7 oktober, hari terakhir workshop, karena esoknya semua harus sudah jadi, dan siangnya akan digabung dengan hasil dari workshop musik, para editor semakin terintervensi, beberapa kali bolakbalik utk nyari kopi ato teh sebagai penghilang penat. Semangat kawanku! Pixilasi tinggal di edit, drawing msti difoto dlu, Maureen dibantu mbak Bernice memilah2 hasil gambar semua peserta utk dikolaborasikan, dan tugasku motret gambar2 itu, berkali-kali dia menanyakan apakah gambar dari semua peserta sudah masuk?biar ga ad yg ketinggalan. Semakin sore, tampak raut mukanya mulai menunjukkan sedikit kekhawatiran, apalagi ngliat Jalu yg ngmbar segitu buanyak.(untungnya dia ga ngliat Kuntet jg..klo liat, bisa pingsan terus dia :p), karena hari terakhir di studio, akhirnya aku putuskan utk ikut tidur disini, biar pernah nginep di studio IKJ!wekekekekeke…yg kerja cm beberapa aja, Jalu dan Kuntet yg ngambar ratusan gambar salam 2 hari, dan juga ada Adit. Sisanya, pergi ke studio animasi yg lama, nemenin mas Amik dan kemudian ketiduran.hahahaha..sialnya ruangan itu kenceng bgt AC nya, dan aku ga bawa jaket.brrrr….untung ada selimut nganggur, sikaatt!!

Kamis pagi, sms dari mbak Nayla yg mengabarkan jadwal hari ini gladi bareng musik di GBB dan malemnya ada screening ditempat yg sama. Berarti ga ad kerjaan di studio, mampir ke kamar temen dlu di lante 6, eh, kebetulan ketemu Yogi dari fotografi, ngajakin hunting di Kota Tua. Woww!asyiikk!! janjian ketemu jam 2 di gedung pameran seni rupa. Aku lihat jam masih jam 11, ikut temen2 lukis ngegambar mural.

Jam 8 malam waktu setempat, kami berkumpul lagi di Graha Bakti Budaya, malam ini mr.handsome tersaingi, karena semua sudah ganteng dengan baju batik dan akhirnya mandi!hahahaha, dan malam itu aku bru sadar klo peserta workshop animasi ini, cwe nya cuma satu. Hwahahahaha…!karena tribun bawah sudah penuh, terpaksa naik ke lantai 3, itupun ga dapet duduk, akhirnya kami duduk di jalan..hehe…pembuat filmnya menggembel. Pertunjukkan dibuka dengan kolaborasi film dan musik, film dari Maureen Selwood, tutor kami, diiringi musik hasil workshop musik bersama David Rosenboom, Nyoman Wenten, Viny Golia, dan beberapa mahasiswa. Animasi eksperimental dan musiknya jg. Setelah itu animasi kami dimainkan, deg2an, dan seneng dan juga haru melihat animasi yg kami kerjakan beberapa hari ini diputar di layar yg lebar. Setelah pertunjukkan, penonton dan performer dipersilakan istirahat sejenak, kami keluar, udah mau balik ke studio lagi, eh ketemu Maureen, akhirnya ngobrol2 dlu, smbil foto bareng, selain itu jg farewell party sederhana, karena koko msti balik malam itu, yg lainnya besok pagi.

Setelah ikut workshop animasi ini, aku bru tahu klo gambar 1 second itu ga msti 24 frame, bahkan 4-5 frame udah cukup, yg dimainkan adalah ritme/timing nya. Buat animasi itu, gmnpun tips dan trik singkatnya, tetep aja perlu ketekunan!pixilasi contohnya, walopun cm motret aja, tpi kami menghabiskan hampir 4GB memori kamera.

foto bareng. happy ending

foto bareng. happy ending

Walopun singkat, tpi sangat berkesan…dapet ilmu baru, pengalaman baru, temen2 baru…..nice to meet you,guys. Semoga lain kali bisa kerja bareng lagi.

Tagged: , ,
Posted in: DKV