Last stage

Posted on November 22, 2008

3


No passion!temaku minggu ini!hahaha…payah ni..insan kretip macam apa ini!??yaah..demi memancing kembali mood kreatip saia, dan karena ga ad yg bisa dikerjakan, akhirnya aku ngrapiin foto2 di hardisk. And..wew!foto setahun lalu di kuta karnival, aku di balik drum, bkan gangguin drummernya, ternyata waktu itu aku drummernya, eh..bisa y aku maen drum!??“Hahaha…it’s been long time…”

)

my last stage, closed with sunset.thx🙂

Halah..gaya!bru juga setahun memutuskan untuk turun panggung..ya,sudah setahun lalu.. suhu di pantai kuta agak hangat, untungnya angin msh bertiup kencang, mengoyak rambutku yg mulai dinamis. Tak ad rasa tegang sedikitpun, sudah biasa?ngga jg!hari ini mungkin hari terakhirku sebagai drummer, sebenernya sih ud sejak 2 bulan sebelumnya aku mengundurkan diri, tpi acara waktu itu batal, msh ad hutang yg belum terbayar ke adit bulu. Sore ini, di pantai kuta, bersama dedy, sanjay, yoga, dan adit bulu tentunya. Jam 5.20 nama band kami dipanggil untuk naik ke panggung, adit yg pertama dengan bass birunya, sanjay dengan telecaster model warna kuning gading, dedy yg belum pindah ke marlique, yoga dan aku terakhir. Semua mulai mempersiapkan bagian masing2, sementara yoga si vokalis diculik dan diinterogasi oleh juri, aku sudah ada di belakang set drum, huff..rasa grogi mulai muncul. “Tinggi jg panggungnya..”, tangan mulai agak gemetar, aku memejamkan mata, berharap mendapat ketenangan. “ntar break di G,kak!” sekilas bayang2 nina-bassist fx,band aku dlu yg baru saja memutuskan untuk vakum- terlintas, teringat hry, yg menggerak2kan tangannya naik turun menghitung tempo buatku. Ku buka mata, melihat sekeliling, berharap mereka ada untuk memberi petunjuk.”ah..,mereka bilang ga bisa dateng hari ini..”

Huf…agak panas disini y!??ops..sepertinya badanku yg hangat..ah, meriang dari kemaren.haduh..semoga ga parah!Cuma 3 lagu…, intro lagu pertama dimulai..”fyuh..untung pas masuknya, ga salah2 kya’ latian kmren!hahaha…”lagu berlanjut, lagu kedua aman.”uh,,,terimakasih atas kesempatannya karena ud ngasi kami manggung disini, trus…uhmm…ah, duah ah!biar cepet, bzosaia ad ulangan kimia, biologi juga.lagu ketiga, kepastian yg aku tunggu dari GIGI” ujar yoga mulai ngawur, matahari mulai mendekati horizon, langit jingga.”ending yg manis” batinku, dedy mulai memetik gitarnya, intro Kepastian yg Kutunggu mengalun,”inget setelah 2 bar, bru drum masuk!!” ujarku berulang-ulang, tenggorokanku mulai panas, mata mulai perih..sepertinya demamku kambuh. Bar ke-2,dan Yak!aku berhasil masuk dengan tepat!fiuh…!bru masuk reff, konsentrasiku mulai buyar, gun smoke mulai beraksi,ugh…sungguh menderita di panggung ada gun smoke!tenggorokanku semakin perih!”aah…terserahlah tempo naik turun!namanya juga live!” kataku dalam hati smbil menggebug-gebug symbal,snare,kick drum.

“terimakasih.” Kata singkat dari yoga menutup pertunjukan kami, panggung terakhirku.sebelum turun, sempat aku lirik ke arah matahari,silau..tapi tetap indah,jingga dan indah.”panggung penutup yg indah”, aku merapikan stik2 drum ku, kutup tasnya, beranjak turun bersama teman2. Terimakasih teman2, udah ngajarin banyak hal selama ini, sudah banyak orang2 hebat, kalian termasuk di dalamnya, dan saatnya bekerja di belakang panggung. Mencoba membayar kesalahan2 ku selama ini.terimakasih 🙂

Tagged:
Posted in: music indie